Showing posts with label hujan. Show all posts
Showing posts with label hujan. Show all posts

Friday, November 25, 2011

Magang #2 : Ngantuk

Oke, hari ini hari kedua magang gue. Hari ini bangunnya lebih pagi dari kemarin, tapi tetep telat beberapa menit. :3 Jadi progress translasi dokumen dari kemarin kurang lebih 0.01% lah, soalnya masih butek. Magang dimulai dengan lihat-lihat dokumen dan sortir yang gampang buat diterjemahin dulu. Tapi, seperti biasa, distractions berbanding lurus dengan koneksi internet. Walau sempet lemot macam siput, akhirnya siang hari koneksi membaik dan gue pun menggila buka allkpop dan menemukan artikel tentang Ailee; youtube personality yang sekarang jadi penyanyi beneran dan diduga bakal main di Dream High 2 (baca tentang Dream High disini). Gue pun dengan sabar menunggu video streaming demi dengerin suaranya. And, it was worth waiting! Dia nyanyi "Halo" by Beyonce, dan menurut gue buat ukuran orang yang belum debut, she's definitely wonderful. Yang penasaran sama Ailee bisa langsung mampir di youtube channelnya disini.

Jadi, gue mau sedikit cerita tentang kelanjutan cerita sakit perut akibat kopi sepuluh sendok bebek krimer di hari pertama magang kemarin. Jadi, karena minum kopi yang sedemikian pekatnya, waktu gue pipis pun baunya menyengat kemana-mana, sampe waktu numpang pipis temen gue yang ada di luar kamar mandi pun bisa kecium. -_- Nah, tapi ternyata masalah gak berhenti sampe disitu aja. Tadinya malem habis ngajar les gue mau nonton Breaking Dawn sama Riska di Setiabudi, eh HUJAN. DERES. LEBET. BERTABURKAN PETIR. DUAR! Ah males kan. Akhirnya gue mengurungkan niat nonton. Alhasil gue nangkring di kos anak-anak dan ngendon di kamar Dinda.

Thursday, October 28, 2010

Hujan

Kamu datang seperti hujan, begitu deras, menghapus kemarau dan menyejukkan bumi. Hanya saja hujan itu hanya sesaat, begitu reda, genangan airmu tak lagi indah dan menyejukkan. Bagiku, itu menyakitkan.

Monday, October 18, 2010

Mesin Penenun Hujan


Merakit mesin penenun hujan
Hingga terjalin, terbentuk awan
Semua tentang kebalikan
Terlukis, tertulis, tergaris di wajahmu

Keputusan yang tak terputuskan
Ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan
Kebalikan di antara kita

Kau sakiti aku, kau gerami aku,
Kau sakiti, gerami, kau benci aku
Tetapi esok nanti kau akan tersadar
Kau temukan seorang lain yang lebih baik
Dan aku kan hilang, ku kan jadi hujan
Tapi takkan lama, ku kan jadi awan

Merakit mesin penenun hujan
Ketika engkau telah tunjukkan
Semua tentang kebalikan
Kebalikan di antara kita


(Frau)